[…] kecerdasan spiritual para siswa. Program apresiasi ini juga berkaitan erat dengan program Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang menekankan pada…
Latihan Kepemimpinan Dasar Siswa (LKDS) merupakan agenda tahunan yang sangat penting bagi organisasi sekolah. SMA Negeri 12 Banda Aceh sukses melaksanakan kegiatan LKDS Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Kamis, 13 November 2025. Acara ini berlangsung selama satu hari penuh, mulai pukul 08.00 hingga 16.40 WIB dengan penuh semangat.
Pihak sekolah mengusung tema “Upgrading Leadership Potential”. Tema ini bertujuan mengembangkan model organisasi siswa yang berkarakter, cerdas, dan kreatif. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap pengurus OSIS menjadi figur yang tangguh, visioner, dan bertanggung jawab.
Panitia membagi lokasi Latihan Kepemimpinan Dasar Siswa (LKDS) ini menjadi dua titik utama. Pertama, Ruang Perpustakaan berfungsi sebagai pusat penyampaian materi dan diskusi teori. Kedua, Lapangan Bola SMA Negeri 12 Banda Aceh menjadi area kegiatan luar ruang (outbound).
Seluruh pengurus dan anggota OSIS periode 2025/2026 mengikuti pelatihan ini secara aktif. Mereka terlibat dalam berbagai dinamika kelompok dan simulasi kepemimpinan yang menantang fisik serta mental.
MC Maulidin, S.Pd., M.Pd. memandu jalannya pembukaan dengan sangat khidmat. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Hymne Aceh.
Kepala SMA Negeri 12 Banda Aceh, Nurjannah, S.Pd., M.Pd., membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa OSIS adalah wadah utama pembentukan karakter siswa. Beliau ingin LKDS melahirkan generasi muda yang berintegritas tinggi. Setelah itu, tim Ruang Gerak memandu kontrak belajar untuk menciptakan suasana akrab antarpeserta.
Sesi utama Latihan Kepemimpinan Dasar Siswa (LKDS) menghadirkan narasumber spesial, Ayah Rahman Hakim, C.Ht., C.MLP. Beliau membawakan materi bertajuk “Born to Be a Successful Leader”. Pemateri menekankan pentingnya growth mindset bagi seorang pemimpin modern.
Ayah Rahman Hakim mengajak peserta untuk berani berubah dan berkembang melalui sesi role play yang interaktif. Selain mentalitas, peserta juga belajar tentang manajemen organisasi. Materi ini mencakup cara merencanakan, mengorganisasi, hingga mengevaluasi program kerja secara efektif. Komunikasi tim yang solid menjadi kunci utama dalam pengambilan keputusan.
Memasuki sesi siang, peserta fokus pada adaptasi model kepemimpinan. Ayah Rahman Hakim menjelaskan bahwa pemimpin harus fleksibel dalam menghadapi berbagai karakter anggota. Hal ini sangat penting agar roda organisasi tetap berjalan harmonis.
Setiap divisi OSIS kemudian berkumpul untuk menyusun program kerja. Muncul berbagai ide kreatif seperti program literasi digital dan inovasi pengembangan karakter. Mereka menyusun rencana aksi (action plan) sebagai panduan kerja selama satu tahun ke depan.
Seluruh divisi mempresentasikan ide mereka di hadapan pendamping. MoT (Master of Training) juga memberikan refleksi mengenai strategi implementasi program. Disiplin dan kerja sama menjadi penekanan utama sebelum acara berakhir.
Wakabid Kesiswaan, Ibu Cut Rafiqa, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas kesuksesan acara ini. Senada dengan itu, Pembina OSIS, Bapak Khairul Azmi, S.Pd., merasa optimis dengan potensi pengurus baru. Mereka yakin OSIS SMA Negeri 12 Banda Aceh akan membawa perubahan positif bagi seluruh warga sekolah.gerak organisasi yang aktif, kreatif, dan berdaya guna bagi seluruh warga sekolah.
Jangan lupa baca juga berita kami sebelumnya mengenai kegiatan Deklarasi Bersama SMAN 12 yang juga membangun kebersamaan.
Tinggalkan Komentar